Cari Blog Ini

Senin, 19 Agustus 2013

Kembali ke fitrah Dengan akidah dan ibadah yang benar (Idul Fitri 1433 H)


Khutbah Hajah

Untaian mutiara puji dan syukur marilah kita persembahkan untuk Allah SWT. Takbir, tasbih dan tahmid kita gemakan sebagai bentuk ucapan syukur dan pengagungan kita kepada Allah atas limpahan nikmat dan karunianNya. Yaitu nikmat dan karunia bisa menyempurnakan puasa, salat malam dan ibadah-ibadah lainnya di bulan ramadhan. 

Tidak lupa, shalawat serta salam semoga tercurah atas Nabi kita Muhammad r yang telah membimbing kita dan mengajarkan kepada kita bagaimana kita berakidah yang lurus, bagaimana kita beribadah yang benar dan bagaimana kita berakhlak yang mulia lagi luhur.

Kaum muslimin dan muslimat ...

Masih tergambar jelas bagaimana kita salat taraweh. Masih hangat dalam ingatan kita bagaimana kita memperbanyak membaca al qur’an. Seolah baru kemarin sore kita memperbanyak sedekah dan amalan-amalan kebaikan lainnya.

Namun, pada hari ini, kita menghantar kepergian bulan suci ramadhan, dengan memperbanyak takbir, tahlil, dan tahmid sebagai ucapan terima kasih dan syukur kepada Allah atas limpahan nikmatNya sehingga bisa beribadah dengan semaksimal mungkin di bulan ramadhan pada tahun ini.
Allahu akbar allahu akbar, lailaahaillah wallahu akbar, allahu akbar walillahilhamd

Masih teringat dengan jelas bagaimana kita harus bersusah payah makan sahur di saat rasa kantuk betul betul menyerang dan memanggil-mmanggil untuk tidur lebih nyenyak lagi....

Namun, pada hari ini kita telah merayakan hari kemenangan, menang telah berhasil mengalahkan hawa nafsu, menang telah berhasil melawan keinginan bermaksiat ....

Yang perlu dicermati ....
Setelah kita menghantar kepergian ramadhan, akankah kita juga menghantarkan kepergian ibadah-ibadah yang telah kita lakukan di bukan ramadhan ....

Kaum muslimin wal muslimat ....

Untuk menjawab pertanyaan di atas, perlu dicamkan bahwa ramadhan adalah madrasah yang akan meluluskan generasi muslim yang berakidah lurus dan beribadah yang benar.

Karena ramadhan mendidikan seseorang untuk memperkuat akidah dan melatih seseorang untuk beribadah dengan benar sesuai tuntunan rasulullah r .

Dengan puasa, seseorang akan terdidik untuk beriman kepada Allah dengan benar. Sedangkan beriman kepada Allah akan terwujud dengan empat perkara, yaitu beriman akan keberadaan Allah, beriman kepada rububiyah Allah, beriman kepada uluhiyah Allah, dan beriman kepada nama dan sifat Allah.

Dengan puasa, membaca Al qur’an, memperbanyak sedekah, membayar zakat, salat taraweh, i’tikaf, dan lain lainnya mendidik seorang muslim untuk beribadah kepada Allah dengan benar, karena ibadah dikatakan benar jika terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

-          Ibadah bersifat tauqifiyah
ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَى شَرِيعَةٍ مِنَ الأمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لا يَعْلَمُونَ (١٨)

kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), Maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. (al jastiyah: 18)

-          Ibadah harus didasari oleh keikhlasan dan bebas dari kesyirikan

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلا صَالِحًا وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا (١١٠)

Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". (al kahfi :110
)
وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ (٦٥)

dan Sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu Termasuk orang-orang yang merugi. (az zumar : 65)

-          Ibadah harus mengikuti teladan yaitu rasululllah r

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا (٢١)

 Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah. (al hasyr :21)



-          Ibadah dibatasi oleh waktu dan tempat

-          Ibadah harus dibangun di atas pondasi cinta, takut, dan harap.

-          Ibadah tidak pernah gugur dari seorang mukallaf

Itulah kriteria kelulusan kaum muslimin dari madrasah ramadhan. Seseorang dikatakan berhasil dalam memaksimalkan hari hari ramadhan jika telah mampu meningkatkan kualitas akidahnya dan ibadahnya.

Maka, jika seseorang keluar dari bulan ramadhan, ia semakin taat kepada Allah, lebih mendahulukan ketaatan kepada Allah dan rasulNya, tidak ragu untuk segera melaksakan titah Allah dan rasulNya, rela meninggalkan keinginan nafsunya demi menggapai ridho Allah.

Selain itu, ia terus menjaga amalan-amalan kebaikan dan ibadah di bulan bulan brikutnya, yaitu dengan tetap menjaga salat malam, membuat jadwal rutin membaca al qur’an, tetap bersedekan, tetap berpuasa sunnah, menjaga lisan dari perbuatan dosa dan pelanggaran.

Kaum muslimin dan muslimat ...

Untuk menjadi seorang muslim yang lurus akidahnya dan benar ibadahnya tidaklah gampang. Banyak aral melintang dan duri cobaan datang silih berganti. Bahkan terkadang nyawa jadi taruhan ...
Lihatlah, betapa susah untuk menjadi pegawai amanah tidak mengambil harta korupsi ....Di hadapanya hanya dua pilihan, ikut makan harta haram atau dipecat dari jabatannya....

Lihatlah, betapa susah jadi seorang muslimah yang menjaga jilbabnya ...betapa banyak yang mencemooh dan menyebutnya wanita kolot ...
Lihatlah, betapa susah jadi guru, betapa banyak cemoohan tatkala tidak mau berbuat curang dalam mengentaskan anak didiknya ...
Yang sangat disayangkan .... betapa banyak seorang muslim atau muslimah relah menggadaikan agamanya hanya karena faktor ekonomi ....
Yang sangat menyayat hati ... betapa banyak seorang muslimah yang melepas jilbab hanya cemoohan kecil dari kerib kerabatnya ....
Yang sangat menyedihkan ... betapa banyak kaum muslimin relah menjadi budak syetan dan hawa nafus demi mengais rizki ....
Padahal, jika kita melihat ke belakang ....
Melihat umat-umat terdahulu dalam menjaga akidahnya ....

Bagaimana perjuangan dan pengorbanan mereka dalam menjaga agama mereka ....

Lihatlah kisah Abdullah Bin Hudzafah Sahmi....

Lihatlah kisah keluarga Yasir ...


Penutup dan doa

اللهم إنا نسألك بأنا نشهد أنك أنت الله الذي لا إله إلا أنت الأحد الصمد ، الذي لم يلد ولم يولد ، ولم يكن له كفوا أحد ، يا منان يا بديع السماوات والأرض ، يا حي يا قيوم ، يا ذا الجلال والإكرام أن تمن علينا بمحبتك والإخلاص لك ومحبة رسولك ، والاتباع به ، ومحبة شرعك ، والتمسك به.
 اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك الله يا مصرف القلوب صرف قلوبنا إلى طاعتك اللهم أصلح لنا ديننا الذي هو عصمة أمرنا ، وأصلح لنا دنيانا التي فيها معاشنا ، وأصلح لنا آخرتنا التي إليها معادنا ، واجعل الحياة زيادة لنا في كل خير ، والموت راحة لنا من كل شر ، اللهم تقبل صيامنا ، وقيامنا ، وأعد علينا من بركات هذا اليوم ، وأعد أمثاله علينا ، ونحن نتمتع بالإيمان ، والأمن ، والعافية ، اللهم صل ، وسلم على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين . اللهم! أعد العيد على الأمة الإسلامية وقد تحقق لها كل ما تصبوا إليه من النصر والعزة والرفعة.

اللهم! انصر المجاهدين في سبيلك في كل مكان. اللهم! اخذل الكفرة والملحدين والعلمانيين.
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.

Tidak ada komentar:

IKHLAS BERIBADAH

Semua orang ingin ibadahnya diterima dan berpahala, akan tetapi ibadah tidak sah dan tidak diterima jika tidak berpondasikan keikhlasan ...